Langsung ke konten utama

GELAR WISUDA AKBAR TAHFIDZ AL-QUR'AN ANGKATAN VII, 15 WISUDAWAN/WISUDAWATI SIAP MERAIH MIMPI

 
Pemberian Penghargaan Kepada 15 Santri Tahfidzul Qur'an KTQ SMAM 4 Gayam (doc. Nila)

SMAM4GAYAM.COKomunitas Tahfidzul Qur'an SMA Muhammadiyah 4 Gayam menggelar Wisuda Akbar Tahfidz Angkatan VII. Sebanyak 15 santri Tahfidz dari 65 santri aktif yang telah diwisuda di halaman terbuka SMA Muhammadiyah 4 Gayam, Kepulauan Sapudi, Kabupaten Sumenep. Ahad (08/03/2026).

Komunitas ini awal didirikannya pada tahun 2019 oleh Ustadz Syamsul Arifin, yang kala itu beliau hanya sebagai guru Madrasah Diniyah Takmiliyah Muhammadiyah 2 Gayam dan juga guru di SMA Muhammadiyah 4 Gayam. Melihat potensi anak Kepulauan Sapudi yang berbakat dalam mempelajari Al-Qur'an, maka beliau membentuk Komunitas Tahfidzul Qur'an yang centralnya di SMA Muhammadiyah 4 Gayam. Tujuan wadah Komunitas Tahfidz ini adalah "Membentuk Generasi Qur'ani di Bumi Kepulauan Sapudi".

Malam Puncak Prosesi Wisuda digelar pada hari Ahad, bertepatan pada malam 19 Ramadhan 1447 H / 08 Maret 2026 M. Acara tersebut dihadiri oleh Pengurus Majelis dan Lembaga PCM Gayam, PC Aisyiah Gayam, PC Nasyiatul Aisyiyah Gayam, dan PCPM Gayam. Juga hadir di tengah-tengah acara malam itu Kepala Desa Gayam beserta perangkat, serta wali santri dan guru ngaji dari berbagai Musholla yang merupakan pengasuh dari anak-anak Komunitas Tahfidzul Qur'an SMA Muhammadiyah 4 Gayam.

Daftar 15 Nama-Nama Wisuda Tahfidzul Qur'an Angkatan VII 

NO

NAMA SANTRI

RIWAYAT HAFALAN

TINGKAT

1

AISYAH RAIHANI YASYFIN

3 JUZ

SD

2

AHMAD IZZUDDIN AL FARUQ

3 JUZ

SD

3

KANZA NATHANIA SAFARA

JUZ 30

SD

4

AYU AMELIA AZZAHRA

JUZ 30

SD

5

HENY ATIKA TUSZAHRA

JUZ 30

SD

6

REGUSTINE DWI AVRILLIA

JUZ 30

SD

7

RAISYA ANATHASYA RAHMAN

JUZ 30

SMP

8

KHARIDA ZULFA DINA MARIANTI

JUZ 30

SMP

9

AINUR ROFIKA LITIANA IVA NESI

2 JUZ

SMA

10

NUR SYIFAUL QOLBIYA

2 JUZ

SMA

11

SANTIKA

2 JUZ

SMA

12

SA'A FIA ANTANA LIA

JUZ 30

SMA

13

HARIYANTO

JUZ 30

SMA

14

MOH. ILZAM KURNIAWAN

3 JUZ

SMA

15

M. FAWWAZ ZUFAR RIZQULLAH7 JUZSMA

Prosesi Wisuda Akbar Tahfidz Angkatan ke-VII diawali dengan pembacaan tilawah Al-Qur'an, lalu sambutan pembina tahfidz Al-ustadz Syamsul Arifin, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian kata mutiara hikmah dari Ketua PCM Gayam, Al-ustadz Asmuni. Barulah tiba saatnya prosesi Wisuda Akbar Tahfidz Angkatan ke-VII dengan simbolisasi pemberian penghargaan sertifikat lulus ujian tasmi' sekali duduk dan apresiasi oleh pembina tahfidz. Kemudian pemberian hampers lebaran oleh pengurus KL Lazismu Gayam. Terakhir ditutup doa oleh Al-ustadz Subdiyanto.


Pemberian Hampers Lebaran Kepada 65 Santri KTQ SMAM 4 Gayam (doc. Nila)

Harapan dari diadakannya Wisuda Akbar Tahfidzul Qur'an Angkatan ke-VII Komunitas Tahfidzul Qur'an SMA Muhammadiyah 4 Gayam adalah memberikan penghargaan kepada para santri yang sudah bekerja keras dengan penuh semangat menghafal Al-Qur'an di bulan ramadhan 1447 H. Kami berharap apa yang mereka raih menjadikan diri mereka cinta dengan Al-Qur'an, mampu mengamalkan isi kandungan Al-Qur'an dan tidak menjadikan diri mereka sombong. Kita semua berharap kepada Allah Tabaraka Wa Ta'ala agar memberikan keberkahan kepada keluarga kita dengan hadirnya anak-anak penghafal Al-Qur'an yang In Syaa Allah akan memberikan mahkota di syurga-Nya. Aamiin Yaa Rabb. (*)


Penulis Abu Hasna






Komentar

Postingan populer dari blog ini

KAJIAN RAMADHAN PART 2 : RAMADHAN SYAHRUL QURAN

Foto Bersama Peserta Putra Kajian Ramadhan Dengan Muballigh (Abu Hasna/SMAMUGA) SMAMUGA - SMA Muhammadiyah 4 Gayam mengelar Kajian Ramadhan di hari kedua pada Jumat (7/3/2025), yang menjadi muballigh kali ini adalah Ustadz Subdiyanto di Musholla Al-Ghuroba' SMA Muhammadiyah 4 Gayam, Kepulauan Sapudi, Kabupaten Sumenep. Kajian Ramadhan kali ini mengangkat tema "Ramadhan Syahrul Quran". Kegiatan dilaksanakan mulai dari pukul 07.30 - 10.00 WIB. Diawali dengan pelaksanaan Shalat Sunnah Dhuha, Mengaji Surah Al-Kahfi, dan dilanjutkan dengan Kajian Ramadhan yang diisi oleh Ustadz Subdiyanto. Beliau adalah salah satu pengajar Al-Quran di Musholla Darul Arqom, Desa Gayam, Kepulauan Sapudi, Kabupaten Sumenep. Ustadz Subdiyanto menuturkan bahwa; "Inilah waktu yang kita nanti-natikan selama setahun lamanya. Ada perasaan kangen, rindu kepada Ramadhan. Biasanya orang rindu itu tidak ingin berpisah. Ketika ia bertemu, ia akan selalu merasa enak, enjoy, senang dan bahagia. Itulah ...

PENGHARGAAN PRESTASI AKADEMIK DARI LAZISMU GAYAM DAN PARA JUARA CLASS MEETING

  Pemberian Penghargaan dari Kepala SMAM 4 Gayam Bersama Lazismu Gayam (doc. Lailatul Maulidah Riska) SMAM4GAYAM.CO - Kepala SMA Muhammadiyah 4 Gayam berkolaborasi dengan Lazismu Gayam dalam rangka pemberian penghargaan kepada para siswa-siswi peraih prestasi akademik dan non akademik SMA Muhammadiyah 4 Gayam, pada hari Senin (26/01/2026). Pemberian penghargaan prestasi akademik Kelas X, Kelas XI, dan Kelas XII diberikan secara langsung oleh pengurus Lazismu Gayam di depan para siswa-siswi yang sedang melaksanakan apel hari Senin. Juga pemberian hadiah Class Meeting diberikan langsung oleh Bapak Buhairi Irawan, S.Pd., selaku  Kepala SMA Muhammadiyah 4 Gayam. Tujuan utama pemberian apresiasi akademik di sekolah adalah untuk meningkatkan motivasi belajar siswa, membangun rasa percaya diri, serta memberikan pengakuan atas usaha dan prestasi yang telah dicapai. Apresiasi ini juga bertujuan mendorong siswa untuk berprestasi lebih tinggi, membentuk karakter positif, dan menciptakan...

DI BAWAH GARDU HARAPAN, OLEH : FERI JATMIKO

  Ilustrasi Di Bawah Gardu Harapan Pulau Salidi (dok. Abu Hasna) DI BAWAH GARDU HARAPAN Oleh : Feri Jatmiko Harapan demi harapan tumbuh di langit Pulau Salidi, namun harapan itu kerap patah sebelum sempat menjelma. Di laut, alat transportasi ibarat ombak yang menjadi soal; di darat, gelap menjadi kebiasaan. Segala problematika menyatu, menjelma tebing tinggi yang curam dan menjadi tempat manusia belajar pasrah sebelum sempat melawan. Malam itu di pulau Salidi selalu datang dengan cara yang sama: gelap. Pemadaman listrik bukan lagi peristiwa, melainkan tradisi. Di bawah cahaya damar dan lilin, warga berkumpul, menyeruput kopi, membicarakan nasib yang seolah tak pernah berubah. “Salah satu mesin PLN mati lagi katanya,” ujar seorang lelaki paruh baya. “Kita sudah mengeluh sejak dulu, tapi tetap saja begini.” Di rumah bambu yang lain, di bawah nyala dhamar talpek, suara-suara serupa terdengar. Mereka membicarakan kapal feri yang kian uzur, mesin yang sering mogok, dan badan kapal yang ...