Langsung ke konten utama

PELAKSANAAN PROGRAM SIKAP (SEKOLAH INOVATIF KETAHANAN PANGAN) DI LINGKUNGAN SMAM 4 GAYAM

 Pelaksanaan Program SIKAP Guru dan Siswa-Siswi SMAM 4 Gayam (doc. Ummu Hasna)


SMAM4GAYAM.CO - Dalam rangka mendukung pelaksanaan Program SIKAP (Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan), SMA Muhammadiyah 4 Gayam, para dewan guru bersama siswa-siswi telah melaksanakan kegiatan Program SIKAP pada hari Ahad, 25 Januari 2026.

Program SIKAP di Jawa Timur, yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (sebelumnya bernama School Food Care), adalah sebuah inisiatif strategis untuk melibatkan satuan pendidikan dalam menjaga ketersediaan pangan melalui pemanfaatan lahan sekolah.

Berikut adalah latar belakang dan tujuan dari kegiatan tersebut :

Latar Belakang (Mengapa Program SIKAP Dibuat)
Optimalisasi Lahan Sekolah: Masih banyaknya lahan kosong di lingkungan sekolah (SMA/SMK/SLB) yang tidak produktif dan berpotensi untuk diubah menjadi kebun edukasi.
Dukungan Ketahanan Pangan Nasional: Sebagai respon konkret satuan pendidikan dalam mendukung program pemerintah (Presiden dan Wakil Presiden) untuk memperkuat ketahanan pangan dari tingkat terkecil, yaitu sekolah.
Edukasi Berbasis Lingkungan: Perlunya pembelajaran yang tidak hanya teoritis, tetapi praktis (praktik langsung menanam, merawat, memanen) untuk mengenalkan pertanian modern (hidroponik, urban farming) kepada siswa.
Transformasi School Food Care: Pengembangan dari program sebelumnya (School Food Care) yang dinilai berhasil, kemudian ditingkatkan menjadi SIKAP untuk cakupan yang lebih luas dan inovatif.

Tujuan Kegiatan SIKAP
Kemandirian Pangan Sekolah: Menjadikan sekolah sebagai unit penggerak ketahanan pangan mandiri yang mampu memproduksi kebutuhan pangan fungsional bagi warga sekolah.
Pendidikan Karakter dan Kewirausahaan: Menumbuhkan karakter peduli lingkungan, semangat kewirausahaan (entrepreneurship), dan inovasi pada siswa melalui pengelolaan kebun sekolah.
Laboratorium Hidup: Mengubah lahan tidur menjadi laboratorium hidup yang produktif dan edukatif, di mana siswa belajar tentang pertanian modern dan berkelanjutan.
Gerakan Masif Serentak: Melibatkan ratusan sekolah (melibatkan ratusan ribu guru, siswa, dan pramuka) untuk melakukan penanaman dan panen serentak sebagai percontohan nasional.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam menumbuhkan budaya inovasi, kemandirian, serta kepedulian terhadap ketahanan pangan di lingkungan satuan pendidikan. Pelaksanaan program melibatkan partisipasi aktif siswa-siswi, guru, dan pihak sekolah melalui berbagai aktivitas yang mendukung tujuan Program SIKAP, baik yang bersifat praktik langsung maupun pendampingan edukatif.

Program ini diharapkan menciptakan generasi yang peduli terhadap pangan dan mampu memanfaatkan lingkungan sekitar secara produktif.

Dokumentasi kegiatan berupa foto dan video telah disiapkan dan diunggah sebagai bahan pendukung verifikasi serta penetapan lembaga pelaksana Program SIKAP, sekaligus untuk ditampilkan pada kegiatan Peresmian Program SIKAP sebagaimana ketentuan dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. (*)



Penanaman Bibit Cabe, Terong, dan Timun oleh Guru dan Siswa-Siswi SMAM 4 Gayam (doc. Ummu Hasna)


Penulis Fery Yatmiko
Editor Abu Hasna




Komentar

Postingan populer dari blog ini

KAJIAN RAMADHAN PART 2 : RAMADHAN SYAHRUL QURAN

Foto Bersama Peserta Putra Kajian Ramadhan Dengan Muballigh (Abu Hasna/SMAMUGA) SMAMUGA - SMA Muhammadiyah 4 Gayam mengelar Kajian Ramadhan di hari kedua pada Jumat (7/3/2025), yang menjadi muballigh kali ini adalah Ustadz Subdiyanto di Musholla Al-Ghuroba' SMA Muhammadiyah 4 Gayam, Kepulauan Sapudi, Kabupaten Sumenep. Kajian Ramadhan kali ini mengangkat tema "Ramadhan Syahrul Quran". Kegiatan dilaksanakan mulai dari pukul 07.30 - 10.00 WIB. Diawali dengan pelaksanaan Shalat Sunnah Dhuha, Mengaji Surah Al-Kahfi, dan dilanjutkan dengan Kajian Ramadhan yang diisi oleh Ustadz Subdiyanto. Beliau adalah salah satu pengajar Al-Quran di Musholla Darul Arqom, Desa Gayam, Kepulauan Sapudi, Kabupaten Sumenep. Ustadz Subdiyanto menuturkan bahwa; "Inilah waktu yang kita nanti-natikan selama setahun lamanya. Ada perasaan kangen, rindu kepada Ramadhan. Biasanya orang rindu itu tidak ingin berpisah. Ketika ia bertemu, ia akan selalu merasa enak, enjoy, senang dan bahagia. Itulah ...

PENGHARGAAN PRESTASI AKADEMIK DARI LAZISMU GAYAM DAN PARA JUARA CLASS MEETING

  Pemberian Penghargaan dari Kepala SMAM 4 Gayam Bersama Lazismu Gayam (doc. Lailatul Maulidah Riska) SMAM4GAYAM.CO - Kepala SMA Muhammadiyah 4 Gayam berkolaborasi dengan Lazismu Gayam dalam rangka pemberian penghargaan kepada para siswa-siswi peraih prestasi akademik dan non akademik SMA Muhammadiyah 4 Gayam, pada hari Senin (26/01/2026). Pemberian penghargaan prestasi akademik Kelas X, Kelas XI, dan Kelas XII diberikan secara langsung oleh pengurus Lazismu Gayam di depan para siswa-siswi yang sedang melaksanakan apel hari Senin. Juga pemberian hadiah Class Meeting diberikan langsung oleh Bapak Buhairi Irawan, S.Pd., selaku  Kepala SMA Muhammadiyah 4 Gayam. Tujuan utama pemberian apresiasi akademik di sekolah adalah untuk meningkatkan motivasi belajar siswa, membangun rasa percaya diri, serta memberikan pengakuan atas usaha dan prestasi yang telah dicapai. Apresiasi ini juga bertujuan mendorong siswa untuk berprestasi lebih tinggi, membentuk karakter positif, dan menciptakan...

PERTANYAKAN KETIDAKHADIRAN PROGRAM MBG DI AWAL MASUK SEKOLAH

Siswa-Siswi SMA Muhammadiyah 4 Gayam Menunggu Kedatangan MBG (doc. Abu Hasna) SMAM4GAYAM.CO - Siswa-siswi SMA Muhammadiyah 4 Gayam mempertanyakan tidak hadirnya MBG (Makan Bergizi Gratis) pada hari Senin, 5 Januari 2026. Program yang biasanya diterima siswa tersebut tidak datang seperti hari-hari sebelumnya, sehingga menimbulkan kebingungan di kalangan peserta didik. Peristiwa ini terjadi di SMA Muhammadiyah 4 Gayam, yang berlokasi di Jl. Raya Kebunan No. 10 Kecamatan Gayam. Sejumlah siswa mengaku menunggu dan menantikan MBG karena sebelumnya tidak membawa bekal dari rumah dan tidak sempat sarapan, dengan asumsi bahwa makanan bergizi akan disediakan di sekolah. Ketidakhadiran MBG tersebut kemudian dikeluhkan dan ditanyakan langsung oleh Ketua PR IPM SMA Muhammadiyah 4 Gayam, Ipmawan Beni, yang menyampaikan aspirasi siswa kepada pihak sekolah atas nama seluruh siswa yang merasa terdampak akibat tidak adanya MBG sebagaimana biasanya. Menanggapi hal itu, siswa menanyakan langsung kepada ...